Sebelum masuk ke teorema, ingatlah bahwa setiap pembagian suku banyak dapat dirumuskan sebagai:
\( P(x) = Q(x) \cdot H(x) + S(x) \)
Di mana:
Teorema Sisa memungkinkan kita menemukan **sisa** pembagian suku banyak tanpa perlu melakukan pembagian bersusun atau skema Horner secara lengkap. Ini berfokus pada evaluasi nilai suku banyak \( P(k) \).
Jika suku banyak \( P(x) \) dibagi oleh \( (x - k) \), maka **sisa** pembagiannya adalah \( S = P(k) \).
Tentukan sisa pembagian suku banyak \( P(x) = x^3 - 3x^2 + 4x - 1 \) oleh \( (x - 2) \).
Pembagi \( x - 2 \), maka \( k = 2 \). Sisa \( S = P(2) \).
\( S = P(2) = (2)^3 - 3(2)^2 + 4(2) - 1 \)
\( S = 8 - 3(4) + 8 - 1 \)
\( S = 8 - 12 + 8 - 1 \)
\( S = 3 \)
Jadi, sisa pembagiannya adalah **3**.
Jika suku banyak \( P(x) \) dibagi oleh \( (ax - b) \), maka **sisa** pembagiannya adalah \( S = P(\frac{b}{a}) \).
Tentukan sisa pembagian suku banyak \( P(x) = 4x^3 + 2x^2 + 5x - 3 \) oleh \( (2x - 1) \).
Pembagi \( 2x - 1 \), maka \( x = \frac{1}{2} \). Sisa \( S = P(\frac{1}{2}) \).
\( S = P(\frac{1}{2}) = 4(\frac{1}{2})^3 + 2(\frac{1}{2})^2 + 5(\frac{1}{2}) - 3 \)
\( S = 4(\frac{1}{8}) + 2(\frac{1}{4}) + \frac{5}{2} - 3 \)
\( S = \frac{4}{8} + \frac{2}{4} + \frac{5}{2} - 3 \)
\( S = \frac{1}{2} + \frac{1}{2} + \frac{5}{2} - \frac{6}{2} \)
\( S = \frac{1 + 1 + 5 - 6}{2} = \frac{1}{2} \)
Jadi, sisa pembagiannya adalah **\( \frac{1}{2} \)**.
Jika suku banyak \( P(x) \) dibagi oleh pembagi kuadrat \( Q(x) = ax^2 + bx + c \) (yang dapat difaktorkan menjadi \( (x - k_1)(x - k_2) \)), maka **sisa** pembagiannya akan berbentuk linear, yaitu \( S(x) = px + q \).
Untuk mencari \( p \) dan \( q \), kita gunakan prinsip Teorema Sisa pada faktor-faktor pembagi:
\( P(k_1) = p \cdot k_1 + q \)
\( P(k_2) = p \cdot k_2 + q \)
Dengan menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di atas, kita akan mendapatkan nilai \( p \) dan \( q \).
Suku banyak \( P(x) \) dibagi \( (x - 1) \) bersisa 3, dan dibagi \( (x + 2) \) bersisa -6. Tentukan sisa pembagian \( P(x) \) oleh \( x^2 + x - 2 \).
p + q = 3
-2p + q = -6
------------- (-)
3p = 9
p = 3
Jadi, sisa pembagiannya adalah \( S(x) = px + q = 3x + 0 \), atau **\( 3x \)**.
Teorema Faktor adalah kasus khusus dari Teorema Sisa. Teorema ini digunakan untuk menentukan **faktor** dari suku banyak. Teorema ini menyatakan:
Suatu pembagi linear \( (x - k) \) adalah **faktor** dari suku banyak \( P(x) \) jika dan hanya jika **sisa pembagiannya sama dengan nol**, yaitu \( S = P(k) = 0 \).
Jika \( P(k) = 0 \), maka \( x = k \) adalah **akar** dari suku banyak \( P(x) \).
Untuk mencari akar rasional (pecahan atau bulat) dari suku banyak berderajat tinggi, kita dapat mencoba-coba nilai \( k \) yang memenuhi \( P(k) = 0 \). Nilai \( k \) yang mungkin adalah pembagi-pembagi dari suku konstanta \( a_0 \) dibagi dengan pembagi-pembagi dari koefisien utama \( a_n \).
Akar Rasional yang Mungkin \( (k) = \frac{\text{Faktor dari } a_0}{\text{Faktor dari } a_n} \)
Tentukan faktor-faktor dari \( P(x) = x^3 - 7x + 6 \).
Karena \( P(1) = 0 \), maka **\( (x - 1) \) adalah faktor**.
Karena \( P(2) = 0 \), maka **\( (x - 2) \) adalah faktor**.
1 | 1 0 -7 6 (Koefisien x³, x², x, konstanta)
| 1 1 -6
----------------
2 | 1 1 -6 0
| 2 6
----------------
1 3 0
Jadi, faktor-faktor dari \( P(x) = x^3 - 7x + 6 \) adalah **\( (x - 1), (x - 2), \) dan \( (x + 3) \)**. Akar-akarnya adalah \( x=1, x=2, \) dan \( x=-3 \).